Dosen yang Juga Menjadi Pejabat
Di kantin sebuah universitas, Udin dan Tono dua orang mahasiswa sedang berbincang-bincang :
Tono : "Saya heran dosen itu, kalau ngajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri."
Udin : "Ah, gitu aja diperhatiin sih Ton."
Tono : "Ya, Udin tahu ngak sebabnya."
Udin : "Barangkali aja, cape, atau kakinya gak kuat berdiri."
Tono : "Bukan itu sebabnya Din, sebab dia juga seorang pejabat."
Udin : "Loh, apa hubungannya?!!"
Tono : "Ya kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain."
Udin : "???"
Arti Demokrasi
Cecep bertanya kepada Bapaknya arti dari Demokrasi. Bapaknya kemudian menjelaskan bahwa demokrasi itu bisa diibaratkan dalam Rumah Tangga. Bapak bertindak sebagai kaum Kapitalis yang mencari nafkah, Ibu sebagai Pemerintah yang mengelola hasil, Cecep sebagai rakyat, adiknya sebagai masa depan yang perlu diperhatikkan dan pembantu sebagai pekerja.
Suatu ketika Cecep pulang ke rumah dan mendapati adiknya sedang buang air besar di lantai. Dilihatnya Ibunya sedang tidur lelap. Cecep kemudian ke kamar pembantunya untuk minta tolong. Tetapi ternyata ia mendapati Bapaknya sedang tidur bersama pembantunya itu.
Cecep lalu mengatakan kepada Sang Bapak:
“Pak! sekarang saya sudah tau arti Demokrasi, yaitu kaum Kapitalis “menekan” para pekerja, pemerintah tertidur lelap, rakyat tidak berani membangunkan, hanya bisa melihat masa depan yang penuh dengan kekotoran…”
Sumber: http://ketawa.com/humor-lucu-cat-5-humor_politik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar