Itulah semboyan kemah pramuka bakti Merapi pada hari Jum’at sampai Minggu(3-5/6/11) yang dilaksanakan di desa Kalibening, Dukun, Magelang kemarin. Acara yang diselenggarakan oleh Racana Wijaya Universitas Negeri Semarang itu di ikuti oleh sekitar 130 peserta dari gugus latih di setiap fakultas, salah satunya adalah Gugus Latih Ilmu Sosial. Guslat IS sendiri mengirimkan peserta sekitar 20 mahasiswa yang terdiri atas mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial semester 2, 4, 6.
Acara tersebut memiliki tujuan untuk memberikan bakti anggota pramuka Unnes kepada masyarakat sekaligus sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Upacara pembukaan kemah pramuka bakti Merapi di Kalibening dihadiri oleh Rektor Universitas Negeri Semarang beserta jajarannya. Sedangkan pejabat dari Fakultas Ilmu Sosial yang menghadiri upacara adalah Bapak Sunarko selaku Pembantu Dekan III Fakultas Ilmu Sosial. Selain itu juga dihadiri oleh Ibu Puji Lestari selaku Pembina putri Gugus Latih Ilmu Sosial. Acara kemah pramuka bakti Merapi dibuka langsung oleh Rektor Universitas Negeri Semarang. “Jangan dilihat siapa yang memerlukan bantuan, tetapi apa yang bisa saya bantu”, itulah salah satu pesan dari Rektor Unnes ketika menyampaikan amanat di pembukaan kemah bakti Merapi.
Acara yang berlangsung selama tiga hari itu berjalan cukup lancar walaupun ada beberapa kendala seperti untuk lomba tingkat tidak jadi dilaksanakan karena terkendala peserta yang bersamaan dengan waktu ujian semester siswa, seperti yang dilaporkan Syaifur selaku ketua panitia kemah pramuka bakti Merapi ketika upacara penutupan. “Saya senang mengikuti acara kemah pramuka bakti Merapi ini, karena bisa membantu, menghibur masyarakat Kalibening pasca erupsi Merapi”, ungkap Agung, peserta kemah bakti dari FIS. Ia juga menambahkan saran untuk kemah bakti Merapi yaitu agar kegiatan seperti itu lebih diorganisir lagi untuk job-job bagi para peserta karena saya merasa kurang ada kerjasama dan komunikasi antara anggota Dewan Racana Wijaya (DRW) dan para anggota yang berasal dari tiap-tiap Gugus Latih.Novilla
Acara tersebut memiliki tujuan untuk memberikan bakti anggota pramuka Unnes kepada masyarakat sekaligus sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Upacara pembukaan kemah pramuka bakti Merapi di Kalibening dihadiri oleh Rektor Universitas Negeri Semarang beserta jajarannya. Sedangkan pejabat dari Fakultas Ilmu Sosial yang menghadiri upacara adalah Bapak Sunarko selaku Pembantu Dekan III Fakultas Ilmu Sosial. Selain itu juga dihadiri oleh Ibu Puji Lestari selaku Pembina putri Gugus Latih Ilmu Sosial. Acara kemah pramuka bakti Merapi dibuka langsung oleh Rektor Universitas Negeri Semarang. “Jangan dilihat siapa yang memerlukan bantuan, tetapi apa yang bisa saya bantu”, itulah salah satu pesan dari Rektor Unnes ketika menyampaikan amanat di pembukaan kemah bakti Merapi.
Acara yang berlangsung selama tiga hari itu berjalan cukup lancar walaupun ada beberapa kendala seperti untuk lomba tingkat tidak jadi dilaksanakan karena terkendala peserta yang bersamaan dengan waktu ujian semester siswa, seperti yang dilaporkan Syaifur selaku ketua panitia kemah pramuka bakti Merapi ketika upacara penutupan. “Saya senang mengikuti acara kemah pramuka bakti Merapi ini, karena bisa membantu, menghibur masyarakat Kalibening pasca erupsi Merapi”, ungkap Agung, peserta kemah bakti dari FIS. Ia juga menambahkan saran untuk kemah bakti Merapi yaitu agar kegiatan seperti itu lebih diorganisir lagi untuk job-job bagi para peserta karena saya merasa kurang ada kerjasama dan komunikasi antara anggota Dewan Racana Wijaya (DRW) dan para anggota yang berasal dari tiap-tiap Gugus Latih.Novilla
Tidak ada komentar:
Posting Komentar