Mengenakan seragam hitam putih setiap hari Senin merupakan ciri khas dari Fakultas Ilmu Sosial yang membedakan dengan fakultas lainnya di Universitas Negeri Semarang. Peraturan itu sudah ada sejak tahun lalu yang mewajibkan mahasiswa FIS untuk mengenakan pakaian hitam putih setiap hari Senin untuk menanamkan kedisiplinan dan menanam nilai kepada mahasiswa kependidikan pada khususnya. Seiring dengan perjalanan waktu, sekarang ini peraturan tersebut banyak yang tidak ditaati oleh mahasiswa FIS. Masih ada beberapa mahasiswa yang tidak mengenakan pakaian hitam putih. Keadaan tersebut bisa kita lihat pada hari Senin terutama di gedung C1.
Sekarang setiap hari Senin sudah tidak banyak ditemui warna hitam putih di lingkungan FIS, sudah tidak sebanyak seperti tahun lalu apalagi ditambah dengan adanya permasalahan kebijakan Rektor mengenai seragam untuk mahasiswa angkatan 2010 yang mengharuskan mahasiswa untuk mengenakan seragam pramuka, hitam putih, dan baju batik pada perkuliahan. Setelah bergulirnya penolakan dari mahasiswa mengenai peraturan seragam tersebut terutama pada mahasiswa angkatan 2010 juga berimbas pada kebijakan seragam hitam putih di FIS.
“Banyak teman saya mahasiswa FIS angkatan tahun 2010 yang tidak mengenakan pakaian hitam putih setiap hari Senin”, ungkap Khusnul salah satu mahasiswa FIS angkatan ’10 pada Selasa (24/5). “Saya tidak mengenakan pakaian hitam putih karena ia merasa sudah besar statusnya saja mahasiswa masak masih disuruh-suruh memakai seragam, padahal dari SD sampai SMA sudah memakai seragam sekolah maka kuliah seharusnya tidak perlu adanya peraturan mengenai seragam kuliah”, imbuhnya.
Septi pun sependapat dengan Qusnul, ia sekarang tidak mengenakan seragam hitam putih karena teman-temannya juga banyak yang tidak memakai. Tetapi pada saat dulu awal peraturan itu diadakan ia masih mengenakan seragam hitam putih, ungkap mahasiswa geografi tersebut. Melihat keadaan tersebut sangat dikhawatirkan jika suatu saat nanti akan memberi dampak yang jelek dan seandainya diikuti oleh mahasiswa lain maka semakin lama peraturan berseragan hitam putih tersebut juga akan diabaikan oleh mahasiswa FIS.
Lambat laun mahasiswa FIS yang juga tidak mengenakan pakaian hitam putih akan semakin banyak dan hal tersebut dipicu pula jika tidak diimbangi dengan penegakan peraturan mengenai seragam di kalangan dosen-dosen maupun jurusan. Novilla
Tidak ada komentar:
Posting Komentar